Kamis, 01 November 2012

Kata Mutiara dari "Sang Fuhrer" Adolf Hitler


"Sieg Heil!"
"Hidup kejayaan!"


"Heil Hitler!"
"Hidup Hitler!"


"Arbeit macht frei"
"Kerja menghasilkan kebebasan"


"Ein Volk, ein Reich, ein Führer!"
"Satu masyarakat, satu bangsa, satu pemimpin!"


"Deutschland, erwache!"
"Jerman, bangkitlah!"


"Die Juden sind unser Unglück!"
"Yahudi adalah sumber masalah kita!"


"Lang lebe unser ruhmvoller Führer!"
"Panjang umur pemimpin kami yang agung!"


"Heute Deutschland, morgen die Welt!"
"Jerman hari ini, dunia esok hari!"


"Die Deutschen immer vor dem Ausländer und den Juden!"
"Orang Jerman selalu di depan orang asing dan Yahudi!"


"Sicher ist der Jude auch ein Mann, aber der Floh ist auch ein Tier.."
"Sudah jelas kalau orang Yahudi adalah manusia, tetapi kutu juga seekor hewan ..."


"Arbeit; Freiheit; Brot"
"Kerja; Kebebasan; Roti"


“Ich konnte all die Juden in dieser Welt zu zerstören, aber ich lasse ein wenig drehte-on,so können Sie herausfinden, warum ich sie getötet”


(Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka)
-adolf hitler-

Adolf Hitler

Adolf Hitler adalah seorang orator dan pemimpin terkenal didunia. Seorang Kanselir Jerman dari tahun 1933 dan Pemimpin Reich ketiga Jerman sejak tahun 1934. Adolf Hitler lahir pada tanggal 20 April 1889 dan meninggal pada tanggal 30 April 1945. Dibawah ini adalah kumpulan kata bijak dari Adolf Hitler.

Kumpulan Kata Bijak  Adolf Hitler

“Tidak ada kesia-siaan yang menguras tubuh kecuali kekhawatiran, dan orang yang punya keyakinan pada Tuhan seharusnya merasa malu kalau masih mengkhawatirkan sesuatu.”
“Mayoritas tidak pernah dapat menggantikan sang manusia, seperti halnya seratus orang bodoh tidak membuat satu orang bijaksana, suatu putusan yang heroik tidak mungkin datang dari seratus orang pengecut.”
“Orang lemah tidak pernah bisa memaafkan. Memaafkan adalah sifat orang perkasa.”
“Bila kamu punya kebenaran, maka kebenaran itu harus ditambah dengan cinta, atau pesan dan pembawanya akan ditolak.”
“Kalau kamu ditampar, dengan senang hati hadapkan pipi yang satunya.”
“Bumi cukup menyediakan segala sesuatu untuk memuaskan kebutuhan semua orang, bukan semua ketamakan.”
“Kamu dapat merantaiku, kamu dapat menyiksaku, bahkan kamu dapat menghancurkan tubuh ini, tetapi kamu tidak akan dapat memenjarakan pikiranku.”
“Jangan putus asa terhadap kemanusiaan. Kemanusiaan bagaikan samudera. Beberapa tetes air kotor tidak mampu mengotori seluruh samudera.”
“Bila pencungkilan mata di balas dengan mencukil mata, seluruh dunia akan menjadi buta”
“Mereka tidak dapat mengambil harga diri kita kalau kita tidak memberikannya kepada mereka.”
“Prinsip Tanpa Kekerasan bukanlah busana yang dapat dipakai dan ditinggalkan. Kedudukannya adalah dalam hati kita. Ia mesti menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diri kita.”
“Aku tak ingin melihat apa yang dapat terjadi di masa depan. Aku peduli pada masa kini. Tuhan tidak memberiku kendali terhadap apa yang dapat terjadi sesaat lagi.”

  1. Berbahagialah anda, yang bisa mememukan dirinya meskipun dalam kepahitan sekalipun, karena dengan kepahitan itu akan dikecap buah yang paling nikmat.
    Berbahagialah anda yang bisa mengecap kenikmatan dari kepahitan hidupnya, karena, dengan kenikmatan yang diperoleh, dia akan mengetahui bahwa Tuhan maha pemurah dan pengasih.
  2. Tertawalah, maka dunia akan ikut tertawa. Menangislah, maka dunia akan menertawakan anda. Itulah kehidupan sekarang ini penuh dengan egoisme.
  3. Cuma sekali saja kujalani hidup ini, biarlah kupraktekkan sekarang juga segala kebaikan yang dapat kuperbuat, segala keramahan yang dapat kuperlihatkankepada siapapun.
  4. Dengan membuat perbandingan; Kita akan menjadi sombong, kalau kita berada diatas; Kita akan kecewa kalau kita berada dibawah. Dan dua-duanya punya kosekuensi yang negative.
  5. Kita kecewa dalam hidup ini, karena kita selalu menaruh diri kita dibawah, dan selalu menilai kebahagiaan orang menurut penilaian kita dari apa yang kita lihat..
    Ingatlah, mausia itu mempunyai persolannya sendiri-sendiri yang belum tentu lebih ringan dari persoalan kita sendiri. Kucinya ialah; mensyukuri kelebihan orang lain.
  6. Manusia, berhak memperbaiki dirinya dari kejahatan,
    yang sebenarnya terselip diantara kebajikan yang dipunyainya.
    Seperti juga, manusia harus menghalangi kejahatan dalam dirinya yang terselip diantara kebajikannya.
  7. Ketahuilah; Bahwa anda sendiri adalah keajaiban.
    Dan percayalah bahwa anda dapat membuat keajaiban
    dengan berpikir, berdoa, percaya, dan membantu orang lain.
  8. Orang yang paling berbahagia, adalah orang yang paling bisa berpuas diri dengan hal-hal yang minim.
  9. Kebahagiaan kita akan selalu kecil, jika digenggam ditangan anda sendiri.
    Ia akan menjadi besar dan lebih berharga, jika dibagikan kepada orang lain.
  10. Cara terbaik untuk mengalahan musuh, adalah dengan menjadikannya teman kita.
  11. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita,
    marilah kita berbuat baik kepada semua orang.
  12. Memang tidak semua yang kita lakukan akan menjadi sukses.
    Tapi, tidak akan ada kesuksesan tanpa melakukan sesuatu.
  13. Keputusasaan hanya akan menekan jiwa, sampai pada keadaan paling buruk.
    Tapi semangat hidup yang didasarkan atas keyakinan akan kuasa Tuhan, akan mendatangkan perubahan.
  14. Gengsi, harga diri, sombong, sering membuat kita gagal menjadi berkat bagi yang lain, pada hal nyata-nyata kita mampu.
    Kita sering mengenakan ’label’ pada orang lain dan diri sendiri menurut standar kita yang tidak sempurna.
    Ingatlah kasih Tuhan untuk semua golongan.
  15. Hidup itu adalah rangkaian pengalaman.
    Setiap pengalaman membuat kita lebih besar walaupun kita tidak menyadarinya.



    “Jadilah bagian dari perubahan yang ingin kamu saksikan di dunia ini.”

     “Ketika kamu berhadapan dengan musuhmu, taklukkan mereka dengan cinta.”

    “Tidak ada orang yang dapat menyakitiku tanpa izinku.”

    “Tidak ada kesia-siaan yang menguras tubuh kecuali kekhawatiran, dan orang yang punya  keyakinan pada Tuhan seharusnya merasa malu kalau masih mengkhawatirkan sesuatu.”

    “Orang lemah tidak pernah bisa memaafkan. Memaafkan adalah sifat orang perkasa.”

     “ Tanpa kekerasan adalah senjata milik orang yang perkasa.”

    “Apa pendapat saya mengenai kebudayaan barat? Saya kira itu adalah gagasan yang sangat baik.”

    “Bila kamu punya kebenaran, maka kebenaran itu harus ditambah dengan cinta, atau pesan dan pembawanya akan ditolak.”

     “Kalau kamu ditampar, dengan senang hati hadapkan pipi yang satunya.”

    “Ketidak sempurnaan dan kegagalanku sama banyaknya dengan berkat Tuhan yang diberikan
            dalam bentuk sukses dan kemampuan, dan keduanya kupersembahkan di kakiNya.”

     “Cara terbaik menemukan dirimu adalah dengan meleburkan diri dalam pelayanan orang lain.”

    “Bumi cukup menyediakan segala sesuatu untuk memuaskan kebutuhan semua orang, bukan semua ketamakan.”

     “Kamu dapat merantaiku, kamu dapat menyiksaku, bahkan kamu dapat menghancurkan tubuh ini, tetapi kamu tidak akan dapat memenjarakan pikiranku.”

     “Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang mampu kita lakukan sudah cukup untuk menyelesaikan kebanyakan persoalan yang ada di dunia ini.”

    “Keyakinan… Harus di dikuatkan dengan alasan… Ketika keyakinan jadi buta, dia akan mati.”

     “Sabar berarti siap menderita.”

     “Mereka tidak dapat mengambil harga diri kita kalau kita tidak memberikannya kepada mereka.”

    “Jangan putus asa terhadap kemanusiaan. Kemanusiaan bagaikan samudera. Beberapa tetes air kotor tidak mampu mengotori seluruh samudera.”

     “Bila pencungkilan mata di balas dengan mencukil mata, seluruh dunia akan menjadi buta”

     “Prinsip Tanpa Kekerasan bukanlah busana yang dapat dipakai dan ditinggalkan. Kedudukannya adalah dalam hati kita. Ia mesti menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diri kita.”

     “Aku tak ingin melihat apa yang dapat terjadi di masa depan. Aku peduli pada masa kini. Tuhan tidak memberiku kendali terhadap apa yang dapat terjadi sesaat lagi.”

     “Sopan terhadap lawan dan upaya untuk memahami sudut pandangnya , itulah Prinsip Tanpa Kekerasan.”


                                                                                                    - Adolf Hitler -



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar